Tuesday, July 9, 2013

HARGA BOLEH MURAH TAPI PELAYANANNYA TIDAK MURAHAN

hari ini saya ingin sedikit bertutur tentang negara yang konon katanya pernah menjadi negara yang disegani oleh tetangganya...

dan sialnya saya mendiami negara tersebut...

mereka menyebutnya tanah air Indonesia, bagi saya ini bukan tanah air..cuma tumpang tinggal..ada baiknya suatu saat saya hengkang dari negara ini..

Beberapa bulan terakhir ini, karena sudah muak dengan kemacetan jakarta, saya memutuskan untuk beralih ke kereta sebagai media transportasi ke kantor.. nama kerennya commuterline..biaya yang dikeluarkan memang sedikit lebih mahal, tapi tak apalah jika waktu yang dipangkas jauh lebih banyak...

Sampai pada akhirnya pemerintah yang ceritanya baik hati itu,memotong tarif commuter line dari 8000 menjadi 2000 saja..okeh cukup murah..
sepertinya pemerintah berharap penumpang kereta ekonomi bisa beralih ke commuterline yang memang (seharusnya) lebih nyaman dan manusiawi...
Selain harga tiket, bentuk fisik tiket pun ikut berganti..baguslah hitung-hitung menghemat kertas, KAI menggunakan e-card, macam sistemnya MRT di Spore..

Perjuni mulailah sosialisai e-card itu, yah seperti biasa, banyak penumpang yang merasa ribet, lama, repot, harus ngantri dan sebagainya..padahal kalo mau dilihat ke depan, kita udah bantu menyelamatkan bumi dari sampah dan penebangan pohon..
tapi yah balik lagi namanya juga orang Indonesia..maunya serba cepat..


Setelah sosialisasi dan mundur dari jadwal semula, Juli 2013 dimulailah sistem electronic ticketing. Ga ada lagi tiket kertas dan tarif pun turun bebas jadi 2000..hari pertama ngerasain tarif 2000 bukannya bahagia karena jadi lebih murah, tapi gw sangat memaki KAI dan berharap tarif naik lagi jadi 8000

HARGA BOLEH MURAH TAPI PELAYANANNYA TIDAK MURAHAN

harusnya itu yang menjadi slogan KAI..sorry to say yah, sepertinya para penumpang itu harus dikasih kursus kilat dulu tentang cara menggunakan kereta dan menjadi penumpang kereta yang baik..

Saya membayar 2000 bukan berarti untuk desak-desakan dengan penumpang yang punya ego selangit..apa mata mereka sudah buta semua, memaksa masuk di kala semua penumpang sudah berada di posisi paling pinggir pintu masuk????
Lantas Apa bedanya commuter line dengan kereta ekonomi?
Mungkin yang membedakan kerusuhan itu terjadi di gerbong yang isinya wanita semua..
Kalo mau mengatasnamakan waktu, semua orang pasti memiliki urusan dan buru-buru, boleh toh datang lebih pagi, mengantri dan tau diri..toh masih akan ada kereta yang diberangkatkan dan tiba dalam selang waktu 10 menit..

Saya membayar 2000 bukan berarti di gerbong wanita boleh dinaikin oleh pria..antara memang prianya yang tidak tahu diri, para wanita yang terlalu bodoh untuk menuntut hak mereka, atau para petugas keamanan yang terlalu malas untuk mengerjakan tugas mereka.. Kalo saya berada di baris yang dekat para pria itu, sudah saya tendang mereka ke luar gerbong..maaf bukan bermaksud kasar, tapi rasanya mereka tidak buta untuk melihat peraturan..

Bukannya saya tidak mau bergabung dengan penumpang yang dulunya berasal dari kereta ekonomi, tapi bagaimana transportasi kita bisa maju jika semua penumpang dan petugas masih banyak yang bermental ekonomi? jangan pernah berkoar masalah transportasi umum jika masyarakat saja tidak bisa berperilaku eksekutif..KAI sudah berbaik hati memberika kesempatan bagi penumpang ekonomi untuk mendapat fasilitas yang baik, tolong dibantu agar fasilitas tersebut dapat dipakai dalam jangka waktu panjang..

dan bagi para penumpang yang memang sudah terbiasa menggunakan fasilitas commuter line, ga ada salahnya untuk bermental layaknya penumpang yang baik, bukan bermental penumpang ekonomi yang maaf sebagian memilih untuk membahayakan nyawanya..

Bukan saya sombong dengan membedakan antara ekonomi dan non-ekonomi, tapi sudahlah tidak usah membanggakan kemiskinan kita..kalo kita memang tidk punya yah tidak usah malu dan merasa tidak punya, semua orang punya kesempatan yang sama..orang yang miskin secara materi bukan berarti harus ikutan miskin secara moral dan mengatasnamakan kemiskinan toh????

Ga ada orang miskin, yang ada cuma orang yang tidak mau berusaha lebih keras dan tidak mencari kesempatan..

0 comments:

Post a Comment